News
GOOD
CORPORATE GOVERNANCE AWARD 2011: Apresiasi Perusahaan Yang Senantiasa
Menerapkan Etika Dalam Berbisnis
Kamis 19 Desember 2011
Ball Room B Hotel Shanri-La, Kamis 19 Desember
lalu dipenuhi sekitar 200-an hadirin. Mereka tampak antusias menyaksikan
sharing session tentang penyampaian etika bisnis dan praktik-praktik
implementasi Good Corporate Governance (GCG) yang...
< baca selanjutnya
>
GEBYAR
ITA 2011 BUAT JAGOAN DUNIA WISATA NASIONAL
INDONESIA TOURISM AWARD 2011
Kamis 8 Desember 2011
Mereka adalah sang pemenang kompetisi dunia pariwisata
di Tanah Air versi penghargaan Indonesia Tourism Award (ITA) 2011.
Sebuah pengakuan sekaligus apresiasi tinggi untuk kota atau kabupaten
destinasi wisata terbaik di pelayanan berkualitas.
< baca selanjutnya
>
Semarak
Malam Apresiasi Penganugerahan
Indonesian Customer Satisfaction Award (ICSA) 2011
Rabu, 5 Oktober 2011
Hadirin tampak antusias menyaksikan pagelaran musik
rancak “Anak Medan” yang dilantunkan oleh artis Denada
Tambunan. Artis yang kerap membawakan musik rap tersebut memang
diundang untuk memeriahkan Malam Apresiasi Penganugerahan Indonesian
Customer Satisfaction Award (ICSA) 2011.
< baca selanjutnya
>
|
Home > News
> Indonesia Best Wealth Creators Award 2009 - Apresiasi Bagi
Perusahaan Publik Jempolan
BERITA SWANETWORK
Indonesia Best Wealth Creators
Award 2009
APRESIASI BAGI PERUSAHAAN PUBLIK JEMPOLAN
Jumat, 26 Juni 2009, bertempat di Hotel Shangri-La,
Jakarta, Kembali Majalah SWA bekerja sama dengan Stern Stewart &
Co menggelar acara apresiasi kepada perusahaan di Indonesia yang
berhasil memberikan kekayaan terbaik kepada para pemegang sahamnya.
Acara tahunan bergengsi tersebut dikemas dengan nama Indonesia Best
Wealth Creators Award 2009. Sedangkan perusahaan publik terbaik
itu masuk dalam peringkat SWA 100 2009.
Peringkat 100 perusahaan publik yang terpilih dalam
SWA 100 2009, disusun dengan metode WAI (Wealth Added Index) sebagai
metode pengukuran kinerja perusahaan. WAI dikembangkan oleh Stern
Stewart & Co. dan merupakan indikator adanya kelebihan kekayaan
yang dihasilkan di atas harapan pemegang saham. Harapan itu sendiri
berdasarkan risiko saham yang disesuaikan dengan persepsi para pemegang
saham. Metode penilaian kinerja ini memberi landasan pada perencanaan
strategis, yang sekiranya mengurangi beberapa praktik penyusut nilai:
seperti pengaturan pendapatan, pengaturan harga saham, dan belanja
modal yang tak terkendali. Dengan metode ini, investor atau pemegang
saham dapat menilai seberapa besar kelebihan kekayaan yang dihasilkan
oleh saham suatu perusahaan. Pasalnya, WAI mencerminkan kelebihan
kekayaan yang dihasilkan di atas return minimal yang diharapkan
oleh investor.
Dari hasil perhitungan 100 perusahaan publik tersebut,
terdapat 13 perusahaan yang angka WAI-nya positif. Mereka inilah
yang menerima penghargaan pada malam ini. Mereka itu adalah : Bank
Central Asia (BCA), Perusahaan Gas Negara (Persero), PT Tambang
Batubara Bukit Asam Tbk, Bank International Indonesia (BII), PT
Lippo Karawaci Tbk, PT Plaza Indonesia Realty Tbk, PT Astra Agro
Lestari Tbk, PT Bentoel Internasional Investama Tbk, Semen Gresik
(Persero), Bank Mega, AKR Corporindo, PT Timah Tbk dan PT Polaris
Investama Tbk.
Selain itu, juga diberikan penghargaan kepada 11
perusahaan yang menjadijuara di kelompoknya (peer group). Untuk
menentukan pemenang dalam peers ini, digunakan metode RWA (Relative
Wealth Added). Ini merupakan pengukuran kinerja berdasarkan pasar
atau harga saham dengan cara membandingkan secara relatif kinerja
saham suatu perusahaan terhadap rata-rata di kelompoknya (industri
sejenis). Dengan berpatokan pada angka RWA, pemegang saham atau
investor bisa melihat perusahaan mana yang unggul bila dibandingkan
dengan peers-nya. perusahaan yang meraih penghargaan itu di antaranya
adalah : BCA, PT Astra International Tbk, PT United Tractors Tbk,
PT Plaza Indonesia tbk, PT Polaris Investama Tbk, PT Bumi Resources
Tbk, PT Astra Agro Lestari Tbk, PT Unilever Indonesia Tbk, PT Inco,
Lippo Karawaci, Tunas Ridean dan Perusahaan Gas Negara.
"Dua metode pengukuran kinerja saham perusahaan itu, akan memudahkan
investor dan fund manager dalam membuat keputusan berinvestasi,
serta memilih saham perusahaan yang memang jempolan," kata
Kemal E.Gani, Pimred SWA. Sebab, mereka punya tambahan amunisi untuk
menilai sebuah perusahaan. Dan, itulah tujuan penggunaan metode
WAI dan RWA untuk pengukuran kinerja, yakni membuat benchmark bagi
investor, analis atau pemegang saham untuk menilai kinerja perusahaan.
Penghargaan langsung diberikan oleh Erik Stern,
Martin Schawrz dari Stern Stewart & Co serta Kemal E.Gani (Pimred
SWA) kepada para pemenang di antaranya : Dwi Soetjipto (Dirut PT
gresik), Tiendas Mangengka, Direktur Niaga PT Bukit Asam Tbk, Eddy
Handoko (Presdir PT Lippo Karawaci Tbk) dan beberapa direktur serta
yang mewakili dari para pemenang tersebut.
Sebelum acara malam penghargaan, dilangsungkan
diskusi panel dengan topik : Chaellenges and Strategies of The Companies
to Create Value Added in Downturn Economic, dengan pembicara Erik
Stern (President Director Stern Stewart & co), Rhenald Kasali
(pakar marketing), Dwi Sutjipto (Presdir PT Semen Gresik Tbk), Deviandy
Taslim (Tax Director PT Inco tbk) serta moderator Norico Gaman (BNI
Securities).
< back to top >
|